Hasil belajar yang diperoleh
siswa diukur berdasarkan nilai sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran dilakukan, serta nilai tugas yang
dikerjakan siswa. Hasil
belajar merupakan tolak ukur keberhasilan seseorang setelah mengikuti kegiatan belajar.
Seorang siswa dalam belajarnya tentu mempunyai tujuan tertentu, yang salah satunya adalah ingin berhasil
dengan prestasi yang diharapkan.
Hasil belajar menurut Muhibbin Syah,
sebagaimana yang dikutip oleh Abu Muhammad Ibnu Abdullah (2008) adalah “taraf keberhasilan murid atau santri dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah atau pondok pesantren yang dinyatakan dalam bentuk skor yang diperoleh dari hasil tes mengenai sejumlah materi pelajaran tertentu”.
sebagaimana yang dikutip oleh Abu Muhammad Ibnu Abdullah (2008) adalah “taraf keberhasilan murid atau santri dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah atau pondok pesantren yang dinyatakan dalam bentuk skor yang diperoleh dari hasil tes mengenai sejumlah materi pelajaran tertentu”.
Dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia (2010), dikemukakan
bahwa yang dimaksud dengan hasil belajar adalah “penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan
oleh mata pelajaran, lazimnya ditunjukan dengan nilai tes atau angka nilai yang
diberikan oleh guru”.
Dimyati dan Mudjiono,
(2009:245) mengemukakan bahwa: “hasil belajar biasanya dinyatakan dengan nilai
tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru”. Hasil belajar adalah kemampuan
yang telah dicapai siswa secayra optimal setelah mengikuti proses pembelajaran
yang diwujudkan dalam bentuk nilai (angka).
Hasil belajar siswa tidak
tergantung hanya pada satu faktor atau komponen belajar saja, namun tergantung
berbagai faktor yang terlibat dalam proses belajar mengajar di sekolah.
Faktor-faktor tersebut satu sama lain saling berkaitan dan memberikan sumbangan
pada peserta didik, dalam usaha pencapaian prestasi belajar yang diinginkan.
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar, menurut Slameto (2003: 54-70), adalah sebagai berikut:
a. Faktor
internal (faktor yang ada dalam diri individu) meliputi faktor jasmaniah, faktor psikologis, dan faktor
kelelahan
b. Faktor
eksternal (faktor yang ada di luar individu) meliputi faktor keluarga, faktor sekolah, dan faktor masyarakat.
Hasil belajar dalam pendidikan khususnya dalam proses belajar mengajar mempunyai
beberapa fungsi, seperti yang diungkapkan oleh W.S Winkel (1987:13) yaitu:
a. Hasil
belajar sebagai indikator kualitas dan kuantitas pengetahuan yang telah
dikuasai anak didik
b. Hasil
belajar sebagai lambang
pemusatan hasrat keingintahuan
c. Hasil
belajar sebagai bahan informasi dalam inovasi pendidikan
d. Hasil
belajar sebagai indicator intern dan ekstern dari situasi institusi pendidikan
e. Hasil
belajar dapat dijadikan indicator terhadap daya serap kecerdasan anak didik


0 komentar:
Posting Komentar